Menurut pendapat saya, bahwa untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, harus memiliki kekuatan dalam diri sendiri karena terdapat pro dan kontra dalam melakukan perubahan tersebut. Kritikan yang tajam adalah hal yang akan terjadi, tetapi jadikan itu sebagai pemicu semangat kita untuk melakukan perubahan yang lebih baik. Refleksi diri setelah melakukan atau mengambil keputusan, hal ini supaya kita selalu instropeksi diri, evaluasi dan memperbaiki yang sudah kita lakukan. Dengan prinsip “lakukan terus”,maka tujuan kita supaya bermanfaat bagi banyak orang bukan untuk menjadi yang terbaik atau sukses semata.
Dalam membuat keputusan, harus melakukan pertimbangan-pertimbangan yang telah dikomunikasi dengan pemangku kepentingan, sehingga keputusan yang diambil memiliki dampak yang baik terutama dalam peningkatan pembelajaran murid
Survey Pengetahuan Awal
Bapak/Ibu Calon Guru Penggerak,
Sebagai seorang pemimpin pembelajaran atau pimpinan sebuah institusi, tentu Anda menghadapi pengambilan keputusan setiap harinya. Pernahkah dalam pengambilan keputusan tersebut melibatkan berbagai pihak yang memiliki kepentingan yang sama-sama menjunjung tinggi suatu nilai kebajikan tertentu, dan keduanya sama-sama benar, namun tertantang karena saling bertentangan satu dengan yang lain?
Bagaimana pengalaman Anda dalam menghadapi situasi seperti ini? Pemikiran-pemikiran seperti apa yang melandasi pengambilan keputusan Anda? Kemudian, setelah mengambil keputusan tersebut, pernahkah Anda menjadi ragu-ragu, dan menanyakan diri sendiri apakah keputusan yang diambil telah tepat, atau ada perasaan tidak nyaman dalam diri Anda, serta timbul pikiran mengganjal dalam diri Anda seperti, “Apakah ini sesuai peraturan?” atau “Bagaimana panutan saya akan berlaku dalam kondisi seperti ini?”
Cobalah Anda renungkan dan amati, praktik penerapan pengambilan keputusan dalam menghadapi suatu permasalahan dilematis selama ini seperti apa? Apa yang Anda lakukan selama ini sebagai seorang pemimpin pembelajaran? Pernahkah Anda berhenti sejenak dan berpikir, apa yang selama ini Anda lakukan telah sesuai prinsip atau nilai kebajikan yang Anda yakini, atau adakah suatu kecenderungan yang biasa Anda lakukan pada saat mengambil suatu keputusan penting? Adakah kepentingan suatu golongan yang Anda prioritaskan, kelompok yang mana, mengapa?
TUGAS ANDA!
- Bacalah studi kasus pengambilan keputusan yang telah disediakan di bawah ini dan jawablah pertanyaan-pertanyaannya.
- Di sini tidak ada jawaban benar atau salah. Hal ini dilakukan semata-mata untuk meninjau pengetahuan dan pengalaman awal Anda dalam memahami topik pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran.
- Berilah komentar pada pekerjaan CGP lain di kolom komen pada LMS. Setiap CGP minimal mengomentari pekerjaan 2 CGP lain.
- Bagilah pengalaman di sekolah asal Anda, bagaimana Anda sebagai seorang pemimpin pembelajaran mengambil suatu keputusan atau bagaimana Anda melihat pimpinan di sekolah Anda mengambil suatu keputusan? Di sini pemimpin pembelajaran bisa saja seorang guru yang harus mengambil keputusan-keputusan setiap harinya di dalam kelas, ataupun pimpinan di sekolah asal Anda yang seringkali perlu mengambil keputusan sulit dalam tugas sehari-harinya.
- Ajukan pertanyaan-pertanyaan atau harapan-harapan Anda mengenai materi pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran, baik untuk diri Anda maupun kelak untuk murid-murid dan lingkungan Anda.
- Setelah membayangkan diri Anda mengambil keputusan yang telah ditentukan, apakah Anda pernah bertanya kembali kepada diri sendiri, apakah keputusan yang diambil telah tepat, atau sesuai dengan permasalahan yang dihadapi, apakah setelah Anda membuat keputusan, Anda merasa tidak nyaman atas keputusan-keputusan yang telah dibuat?
Anda adalah Kepala Sekolah yang baru diangkat di SMP X. Wakil Kepala Sekolah Kurikulum mengatakan bahwa sekolah memerlukan buku-buku pelajaran baru yang perlu didistribusikan dengan segera kepada murid-murid. Hari itu, Anda diberitahu bahwa penerbit Y akan hadir untuk presentasi buku-buku pelajaran untuk tahun ajaran baru. Wakasek Kurikulum Anda mengatakan bahwa ini adalah kegiatan rutin sekolah untuk menyeleksi buku-buku pelajaran murid kelas 1-6 menjelang tahun ajaran baru dimulai, dan para orang tua pun sudah menunggu daftar buku-buku yang harus dibeli. Anda pun bertemu dengan penerbit Y. Di akhir rapat, penerbit Y memberitahu Anda bahwa jika Anda memutuskan memesan dari penerbitan mereka, maka seperti kepala sekolah sebelumnya, Anda akan mendapatkan 'komisi'. Penerbit memberitahu Anda bahwa kegiatan seperti ini sudah dilakukan setiap tahun oleh pimpinan sekolah Anda terdahulu. Penerbit Y juga mengatakan bahwa kerja sama ini sudah lama terbina, dan mereka senantiasa tepat waktu memberikan buku-buku pelajaran yang dibutuhkan sekolah. Apa yang akan Anda lakukan sebagai Kepala Sekolah? Suatu saat, pihak Yayasan/Manajemen Sekolah memanggil Anda untuk mengetahui prosedur dan praktik pemesanan buku-buku tahun ajaran baru di sekolah selama ini. Apa yang Anda katakan?
Pertanyaan 1
Nilai kebajikan yang di junjung tinggi dalam lingkungan tempat kerja adalah
- kejujuran,
- Membuat laporan sesuai dengan aturan dan kenyataan.
- Pergunakan uang negara sesuai dengan kebutuhan sekolah, tidak boleh mengambil keuntungan untuk pribadi.
- Menjaga nama baik sekolah dan nama baik diri
- Dapat bekerjasama dengan baik.
- Saling berbagi dan menghargai pendapat.
- Kekeluargaan
Iya hal ini sangat mempengaruhi saya dalam mengambil keputusan, harus selalu berhati- hati, biasakan membaca aturan dahulu sebelum mengambil keputusan, dan selalu mendokumentasikan kegiatan, rapi dalam pelaporan kegiatan sehingga semua akan aman, dan kita bisa bekerja dengan hati tenang.
Pertanyaan 2
Dalam kasus ini, saya belum pernah mengalami, karena saya belum pernah di beri tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan.
namun saya pernah mengalami kesulitan dalam pengambilan keputusan, dimana saat itu saya sebagai panitia PPDB dengan posisi sekretaris. nah saat itu ada calon orang tua wali murid ingin masuk ke sekolah saya, namun tidak memenuhi syarat. Baik itu jalur zonasi, prestasi, afirmasi, dan perpindahan.
orang tua tersebut tetap ingin memaksa untuk masuk kesekolah saya dengan segala cara. Nah, disini saya melakukan komunikasi dengan ketua panitia dan kepala sekolah. Dari keputusan yang telah didiskusikan maka akhirnya orang tua tersebut tidak dapat mendaftar ke sekolah kami, karena dari ketentuan syarat yang telah di tentukan oleh dinas pendidikan tidak dapat dipenuhi.
Pertanyaan 3
Pernah, dan selalu bertanya pada diri sendiri, terutama mengambil kepuitusan yang menimbulkan kontroversi di lingkungan, maka saya akan merenung, dan berpikir kembali dengan keputusan yang saya ambil, "apakah sudah tepat?". Kemudian saya akan mencoba berdiskusi dengan orang yang lebih paham, agar keputusan saya selanjutnya bisa lebih tepat.
yang membuat saya berfikir seperti itu, agar tidak salah dalam mengambil keputusan, terutama keputusan yang menyangkut orang lain dan halayak banyak
Pertanyaan 4
Pertanyaan-pertanyaan apa yang ingin Anda tanyakan pada sesi Pengambilan Keputusan berbasis Pemimpin Pembelajaran ini? Apa yang selama ini menjadi tantangan bagi Anda dalam mengambil suatu keputusan sebagai pemimpin pembelajaran?
Pertanyaan 5
Harapan-harapan apa saja yang Anda inginkan dengan mengikuti modul 3.1 (harapan dan manfaat untuk diri sendiri, murid dan sekolah) - Pengambilan Keputusan berbasis Pemimpin Pembelajaran? Apa yang ingin Anda capai setelah belajar tentang modul 3.1 ini?
Penutup
Anda telah merefleksikan konsep pengambilan keputusan berbasis nilai-nilai kebajikan sebagai pemimpin, selanjutnya Anda akan mempelajari materi Eksplorasi Konsep pada aktivitas berikutnya.